Pelatihan dan Sertifikasi BNSP Operator Utama Sistem Informasi Geografis
27-Sep-2025
Pembuat : Admin Mobile Faculty
Kategori : Media Pembelajaran
Program ini dapat diikuti secara offline dengan biaya Rp8.500.000 per peserta (minimal 15 peserta). Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pengakuan kompetensi resmi BNSP bagi profesional yang bekerja di bidang Sistem Informasi Geografis (SIG), khususnya dalam pengoperasian perangkat lunak dan pengolahan data geospasial.
Dalam era digital saat ini, Sistem Informasi Geografis (SIG) telah menjadi teknologi krusial untuk mendukung berbagai sektor, mulai dari perencanaan wilayah, kebencanaan, hingga pembangunan infrastruktur. Penggunaan SIG membutuhkan tenaga profesional yang tidak hanya memahami perangkat lunak, tetapi juga mampu mengelola dan mengolah data geospasial secara akurat dan efisien.
Pelatihan dan Sertifikasi BNSP Operator Utama Sistem Informasi Geografis ini memberikan kesempatan bagi para peserta untuk meningkatkan keterampilan teknis sekaligus memperoleh pengakuan kompetensi nasional yang sah melalui lisensi resmi dari BNSP.
Berikut adalah daftar unit kompetensi dalam skema sertifikasi ini:
| No | Kode Unit | Unit Kompetensi |
|---|---|---|
| 1 | J.63OPR00.001.2 | Menggunakan Perangkat Komputer |
| 2 | M.71IGN00.098.2 | Mengoperasikan Perangkat Lunak Sistem Informasi Geografis |
| 3 | M.71IGN00.197.2 | Membaca Peta |
| 4 | M.71IGN00.099.3 | Mengonversi Data Geospasial Analog Menjadi Digital |
| 5 | M.71IGN00.100.2 | Menginput Data Hasil Pengukuran Lapangan |
| 6 | M.71IGN00.185.2 | Melakukan Pemberian Sistem Koordinat Peta |
| 7 | M.71IGN00.187.2 | Melakukan Konversi Antar Format File Penyimpanan Data Geospasial |
| 8 | M.71IGN00.188.3 | Mengedit Data Geospasial |
| 9 | M.71IGN00.189.2 | Melakukan Transformasi Sistem Koordinat |
| 10 | M.71IGN00.197.2 | Membaca Peta (penguatan unit sebelumnya) |
Studi Kasus: Konversi Data Peta Analog ke Format Digital
Seorang peserta diminta untuk mengubah data peta topografi dalam bentuk kertas ke format digital menggunakan perangkat lunak QGIS. Langkah-langkahnya meliputi: scan peta, georeferencing, digitasi kontur, dan ekspor ke format .shp untuk digunakan dalam analisis lanjutan.
Tujuan studi kasus ini adalah untuk menguji keterampilan peserta dalam penggunaan software, pemahaman sistem koordinat, serta ketelitian dalam proses digitasi dan pengelolaan file.
| Hari | Materi Utama | Sub Materi |
|---|---|---|
| Hari 1 | Pengantar SIG dan Pengolahan Data | Pengenalan perangkat lunak GIS, input data lapangan, pemberian sistem koordinat |
| Hari 2 | Digitalisasi & Transformasi Data | Konversi format file, editing data geospasial, transformasi koordinat, pemutakhiran peta |
| Hari 3 | Uji Kompetensi | Simulasi kerja: digitalisasi peta, konversi data, dan pelaporan hasil menggunakan SIG |
Menggunakan Perangkat Komputer: Operasi dasar komputer untuk mendukung kerja SIG.
Mengoperasikan Perangkat Lunak SIG: Menggunakan tools utama pada software GIS (QGIS/ArcGIS).
Membaca Peta: Interpretasi elemen-elemen peta analog dan digital.
Mengonversi Data Geospasial: Digitalisasi peta manual ke peta digital.
Menginput Data Lapangan: Entri koordinat dari hasil survey menggunakan GPS.
Memberikan Sistem Koordinat: Penentuan sistem referensi spasial sesuai kebutuhan.
Konversi Format File Geospasial: Mengubah antar format (.shp, .kml, .geojson).
Editing Data Geospasial: Koreksi kesalahan dan updating data.
Transformasi Koordinat: Konversi antar sistem koordinat (mis. WGS84 ke UTM).
Pemutakhiran Peta: Revisi peta sesuai perubahan data lapangan.
Pelatihan dan Sertifikasi BNSP Operator Utama Sistem Informasi Geografis ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi peserta sesuai dengan SKKNI, sekaligus memberikan pengakuan resmi melalui sertifikasi nasional BNSP. Program ini dilaksanakan secara offline dengan biaya Rp8.500.000 (minimal 15 peserta). Untuk info detail dan pendaftaran, silakan kunjungi: