Pelatihan dan Sertifikasi BNSP Servis Sepeda Motor Injeksi – Penggunaan Scanner dan Alat Diagnostik Elektronik
27-Sep-2025
Pembuat : Admin Mobile Faculty
Kategori : Media Pembelajaran
Fokus pada penggunaan alat scan untuk membaca kerusakan dan parameter sistem injeksi sepeda motor modern.
Teknologi injeksi elektronik pada sepeda motor kini menjadi standar industri. Oleh karena itu, mekanik modern harus mampu melakukan diagnosis dengan alat bantu seperti scanner injeksi, OBD reader, dan alat diagnostik elektronik lainnya. Tak hanya berdasarkan intuisi, analisis kerusakan kini memerlukan data digital dan parameter real-time.
Program Pelatihan dan Sertifikasi BNSP Servis Sepeda Motor Injeksi – Penggunaan Scanner dan Alat Diagnostik Elektronik ini memberikan peserta kemampuan untuk membaca dan menginterpretasi data kerusakan motor melalui scanner, memahami parameter penting seperti TPS, MAP, ECT, dan sensor lainnya, serta menghubungkannya dengan gejala motor di lapangan. Disertai dengan praktik langsung dan materi berbasis unit kompetensi BNSP, program ini cocok untuk SMK otomotif, bengkel modern, dan teknisi pemula.
Seorang konsumen membawa Honda Beat FI 2020 dengan kondisi check engine menyala terus. Motor masih bisa digunakan, namun kadang-kadang brebet saat di tanjakan. Teknisi umum tidak dapat memastikan penyebabnya.
Diagnosis Awal:
Menggunakan scanner, didapat kode error 7 – masalah pada sensor TPS.
Data pembacaan throttle tidak stabil, nilai voltase berubah-ubah meskipun gas tidak diputar.
Kondisi konektor bagus, dugaan kuat sensor aus.
Solusi Dalam Pelatihan:
Peserta akan belajar menggunakan scanner/diagnostic tools.
Membaca kode DTC (Diagnostic Trouble Code) dan live data.
Menganalisis hasil pembacaan untuk menentukan solusi (reset ECU, penggantian sensor, atau kalibrasi ulang).
| Hari | Materi | Kegiatan |
|---|---|---|
| Hari 1 | Dasar Sistem Injeksi dan Elektronik | - Mengenal sensor dan aktuator motor injeksi - Fungsi ECU dan parameter data |
| Pengenalan Alat Diagnostik | - Jenis-jenis scanner, fungsi tombol, dan port OBD | |
| Hari 2 | Praktik Menggunakan Scanner | - Membaca DTC, menghapus kode error - Membaca data throttle, suhu mesin, MAP, dll |
| Studi Kasus Real | - Simulasi motor bermasalah dan penelusuran pakai alat scan | |
| Hari 3 | Diagnosis Lanjutan dan Solusi | - Interpretasi data sensor abnormal - Pemetaan gejala dan langkah perbaikan |
| Evaluasi dan Simulasi Sertifikasi | - Praktek lengkap menggunakan alat scan & uji kompetensi BNSP mini |
Pelatihan ini menjadi langkah penting menuju profesionalisme teknisi sepeda motor modern. Dengan penguasaan alat diagnostik elektronik, peserta akan mampu melakukan servis berbasis data dan teknologi. Cocok untuk SMK, bengkel injeksi, atau komunitas otomotif.
💰 Harga kerja sama: Rp 400.000 untuk 20 peserta
Termasuk: pelatihan full praktik, modul PDF, pendampingan uji BNSP, dan sertifikat pelatihan