Industri teknologi informasi telah berkembang dengan pesat, menghadirkan peluang yang berlimpah namun juga tantangan baru dalam bentuk perlindungan data pribadi dan privasi. Seiring majunya inovasi digital, muncul regulasi internasional seperti General Data Protection Regulation (GDPR) di Eropa, dan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) di Indonesia yang memberikan standar operasional baru bagi perusahaan dalam mengelola data. Salah satu posisi krusial dalam menjaga kepatuhan dan integritas perlindungan data adalah Data Protection Officer (DPO).
Skema pelatihan dan uji kompetensi untuk DPO versi 21 oleh BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) telah dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan profesional yang berkaitan dengan manajemen data. Tujuan program ini adalah untuk menyediakan pelatihan yang mendalam dan komprehensif, serta uji kompetensi yang ketat bagi calon Data Protection Officer. Dengan demikian, pelaku industri dapat memastikan perlindungan data menjadi prioritas utama dalam operasional bisnis mereka.
Program ini bertujuan untuk:
- Meningkatkan pengetahuan dan pemahaman peserta terhadap regulasi internasional seperti GDPR, serta UU PDP yang berlaku di Indonesia.
- Melatih peserta dalam aspek manajemen data pribadi yang komprehensif, termasuk aspek teknis dan non-teknis.
- Menyediakan platform untuk praktisi dan profesional yang bertanggung jawab atas pengamanan data pribadi di organisasi untuk memperbaiki kualifikasi mereka sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh BNSP.
- Membentuk tim DPO yang handal dan siap menghadapi tantangan dalam implementasi perlindungan data.
- Penggunaan metode pembelajaran interaktif, termasuk webinar, workshop, simulasi kasus, dan praktik langsung di lingkungan kerja.
Sasaran peserta program ini adalah:
- Manajer Keamanan Informasi
- Kepala Departemen IT (IT Manager)
- Eks DPO yang ingin mengembangkan keterampilannya dan memperbaharui sertifikat.
- Mentor dan Asesor Sertifikasi Profesi
- Direksi perusahaan atau pemangku kepentingan dalam bidang data protection.
Unit kompetensi yang akan diuji dalam program ini mencakup:
- Kode: 01
Nama Unit: Pemahaman Hukum dan Regulasi Perlindungan Data
Penjelasan: Unit ini membahas tentang regulasi hukum perlindungan data, termasuk aspek teknis dan non-teknis yang harus dipatuhi oleh setiap organisasi. - Kode: 02
Nama Unit: Pengertian Data Pribadi dan Keamanannya
Penjelasan: Unit ini menekankan pada pengenalan terhadap data pribadi, definisi, jenis-jenisnya, serta bagaimana menjaga keamanannya. - Kode: 03
Nama Unit: Manajemen Data Pribadi
Penjelasan: Peserta akan belajar tentang proses manajemen data pribadi dalam lingkungan organisasi dan cara menerapkannya dengan efektif. - Kode: 04
Nama Unit: Implementasi Perlindungan Data
Penjelasan: Ini membahas bagaimana implementasikan perlindungan data sesuai standar yang ditetapkan oleh BNSP, termasuk penggunaan teknologi dan prosedur. - Kode: 05
Nama Unit: Manajemen Risiko Keamanan Data
Penjelasan: Mengenali risiko keamanan data dan bagaimana manajemennya untuk meminimalisir kerugian. - Kode: 06
Nama Unit: Layanan Konsultasi Perlindungan Data
Penjelasan: Pelatihan ini memberikan pengetahuan tentang bagaimana memberikan layanan konsultasi kepada pelanggan atau organisasi lain dalam hal perlindungan data. - Kode: 07
Nama Unit: Pengembangan DPO
Penjelasan: Menyediakan wawasan bagi peserta tentang cara mengembangkan dan memperluas keterampilan mereka sebagai DPO. - Kode: 08
Nama Unit: Manajemen Hubungan Publik Data
Penjelasan: Belajar bagaimana berinteraksi dengan media, publik, dan pihak-pihak terkait dalam hal perlindungan data. - Kode: 09
Nama Unit: Penanganan Diri Profesionalisme DPO
Penjelasan: Menekankan pentingnya profesionalisme dan etika dalam tugas DPO, serta bagaimana menjaga integritas diri. - Kode: 10
Nama Unit: Evaluasi Kinerja DPO
Penjelasan: Cara mengukur kinerja DPO secara efektif dan implementasi metrik yang relevan.
Investasi dalam pelatihan dan sertifikasi DPO versi 21 oleh BNSP tidak hanya memperkuat kepatuhan organisasi terhadap regulasi, tetapi juga meningkatkan reputasi perusahaan di mata stakeholder. Dengan sertifikat ini, individu yang menjadi DPO dapat memberikan kontribusi berharga dalam menjaga data pribadi dan privasi pelanggan, sekaligus memastikan kompatibilitas dengan standar global.