Industri teknologi informasi (TI) khususnya dalam desain antarmuka pengguna (UI) dan experience (UX) telah berkembang pesat selama beberapa tahun terakhir. Dengan perubahan pola konsumsi digital yang semakin cepat, tantangan menciptakan produk atau layanan digital yang efektif dan intuitif menjadi sangat besar. Oleh karena itu, standar Kompetensi Keahlian (SKKNI) untuk UI/UX Desainer Profesional diperlukan untuk memastikan kualitas desain yang dihasilkan dapat mencapai ekspektasi konsumen.
Di tengah persaingan global yang ketat, penting bagi para profesional UI/UX untuk terus beradaptasi dan mengembangkan diri. Pelatihan dan uji kompetensi ini bertujuan untuk mempersiapkan mereka dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan dalam bidang UI/UX Desainer Profesional. Dengan mempelajari skema BNSP, peserta dapat meningkatkan kapasitas profesional mereka dan membuka peluang karir yang lebih luas.
Adapun tujuan program ini antara lain:
- Meningkatkan pemahaman terhadap konsep dasar UI/UX dalam desain digital;
- Membangun keterampilan analisis dan evaluasi UX yang efektif;
- Menguasai berbagai tools dan software UI/UX modern;
- Menumbuhkan pemikiran kreatif dan inovatif dalam menciptakan solusi desain;
- Melakukan praktik proyek real dan memperoleh feedback dari profesional senior.
Sasaran peserta program ini adalah:
- Desainer UI/UX yang baru menetapkan karirnya;
- Karyawan IT atau digital marketing yang ingin berkembang dalam bidang desain;
- Pelaku usaha atau startup yang membutuhkan tim desain internal;
- Hakiki, pemilik atau pemimpin proyek UI/UX;
- Dosen atau mahasiswa dari program studi TI atau desain grafis.
Unit kompetensi dalam program ini mencakup aspek-aspek penting seperti:
- Kode: UK-01, Nama Unit: Konsep Dasar UI/UX: Pemahaman terhadap konsep dasar desain antarmuka pengguna dan pengalaman pengguna, termasuk tujuan, prinsip, dan metodologi.
- Kode: UK-02, Nama Unit: Analisis dan Evaluasi UX: Keterampilan dalam melakukan analisis dan evaluasi berbasis data untuk menentukan kebutuhan pengguna dan memperbaiki desain produk.
- Kode: UK-03, Nama Unit: Pengembangan Interaksi Pengguna: Pembuatan wireframe, prototipe, dan bahasa visual interaktif untuk menciptakan antarmuka pengguna yang efektif dan intuitif.
- Kode: UK-04, Nama Unit: Desain Visual UI: Keterampilan dalam membuat desain visual UI yang menarik, mudah digunakan, dan responsif di berbagai perangkat.
- Kode: UK-05, Nama Unit: Penyajian Konten UX: Penggunaan strategi penulisan konten yang efektif untuk memberikan informasi kepada pengguna secara efisien dan membantu mereka dalam proses berinteraksi dengan produk.
- Kode: UK-06, Nama Unit: Praktik Proyek UI/UX: Menyelesaikan proyek real dari perencanaan, desain, implementasi hingga penilaian untuk memperkuat keterampilan dan portofolio.
- Kode: UK-07, Nama Unit: Implementasi Desain Antarmuka Pengguna: Menerapkan desain antarmuka pengguna yang telah dikembangkan ke dalam produk atau layanan digital dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti responsivitas, aksesibilitas, dan konsistensi.
- Kode: UK-08, Nama Unit: Pengujian UI/UX: Menyelenggarakan tes user experience untuk mengidentifikasi masalah pada produk digital dan menyarankan perbaikan berdasarkan hasil tes tersebut.
- Kode: UK-09, Nama Unit: Desain Tampilan dan Komunikasi UX: Keterampilan dalam merancang antarmuka yang memberikan informasi secara visual dan memudahkan pengguna dalam proses berinteraksi dengan produk.
- Kode: UK-10, Nama Unit: Manajemen Proyek UI/UX: Pengelolaan proyek mulai dari perencanaan, penentuan tujuan hingga implementasi dan evaluasi untuk memastikan kesuksesan proyek.
Investasi dalam pelatihan ini bukan hanya sebatas uang, tetapi juga mengubah pandangan terhadap perkembangan karir. Dengan mendapatkan sertifikasi UI/UX Desainer Profesional dari BNSP, peserta akan memiliki portofolio yang lebih kuat dan kemampuan untuk menciptakan desain digital yang berdaya saing di pasar kerja global. Hal ini dapat membuka peluang bagi mereka untuk menerima gaji yang lebih tinggi, mendapatkan tanggung jawab proyek yang lebih besar, atau bahkan memulai perusahaan mereka sendiri.