Pelatihan dan Uji Kompetensi Data Protection Officer (PDP) untuk Spesialis Madya Keamanan Informasi
27-Feb-2026
Pembuat : Admin Mobile Faculty
Kategori : Media Pembelajaran
Industri teknologi informasi telah berkembang pesat dalam dekade terakhir, menghadirkan banyak kesempatan bagi profesional yang berkecimpung di bidangnya. Namun, di balik kemajuan ini, ada tantangan besar yaitu perlindungan data pribadi dan keamanan informasi yang semakin kompleks. Salah satu peran penting dalam mengatasi tantangan ini adalah Data Protection Officer (PDP). PDP memiliki tugas strategis untuk memastikan organisasi menjalankan standar perlindungan data dengan baik, serta memberi saran terkait kebijakan dan praktik yang sesuai.
Skema Kurikulum yang kami buat berfokus pada pelatihan dan uji kompetensi Data Protection Officer untuk Spesialis Madya Keamanan Informasi. Tujuan utama kurikulum ini adalah memberikan pemahaman mendalam dan keterampilan praktis kepada peserta agar siap menghadapi tantangan dalam bidang ini. Berikut detail lengkap program:
Program ini bertujuan untuk:
Sasaran peserta program ini adalah profesional yang memiliki latar belakang pendidikan tinggi di bidang Teknik Informatika, Manajemen Sistem Informasi, atau ilmu komputer. Peserta juga bisa berasal dari profesi lain seperti pengelola data, manajer teknologi informasi, dan konsultan keamanan.
Unit Kompetensi yang akan dipelajari adalah sebagai berikut:
Pelatihan ini memberikan pemahaman tentang hukum perlindungan data di Indonesia, seperti Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU 19/2016), serta hukum internasional yang berlaku. Peserta akan belajar tentang definisi, prinsip, dan praktik baik dalam hukum perlindungan data, termasuk aspek etika informasi.
Menyelidiki metode analisis risiko yang digunakan dalam keamanan data, seperti penggunaan model pemetaan risiko, identifikasi ancaman potensial, dan evaluasi efektivitas kontrol. Peserta akan belajar bagaimana merumuskan lanskap risiko untuk sistem informasi.
Membahas teknologi dan alat yang digunakan dalam perlindungan data, termasuk enkripsi, autentikasi, manajemen akses, dan sistem manajemen siklus hidup data. Peserta akan menguasai cara merancang dan membangun sistem yang aman.
Pelatihan ini melibatkan pelaksanaan kebijakan, prosedur, dan praktik manajemen keamanan informasi. Peserta akan belajar tentang strategi manajemen risiko, audit internal, dan komunikasi antar stakeholder untuk memastikan efektivitas program keamanan.
Melatih kemampuan berkomunikasi, negosiasi, dan kolaborasi antar departemen dalam lingkungan organisasi. Peserta akan memahami bagaimana kerjasama ini mendukung efisiensi operasional dan perlindungan data yang lebih baik.
Menyelidiki tantangan khusus dalam manajemen perlindungan data di organisasi multinasional, termasuk perbedaan regulasi hukum antar negara. Peserta akan belajar bagaimana menyesuaikan strategi dan praktik perlindungan data dengan berbagai konteks global.
Pelatihan ini fokus pada tantangan khusus start-up dalam manajemen perlindungan data, termasuk skalabilitas, sumber daya terbatas, dan kecepatan peluncuran produk. Peserta akan memahami bagaimana menyeimbangkan inovasi dengan perlindungan data.
Menekankan pada isu-isu khusus dalam manajemen perlindungan data di lingkup pemerintah, termasuk kebutuhan privasi publik dan transparansi. Peserta akan belajar bagaimana memenuhi standar dan regulasi yang lebih ketat.
Melatih peserta tentang tantangan khusus dalam manajemen perlindungan data di organisasi non-profit, termasuk sumber daya terbatas dan kebutuhan privasi yang lebih tinggi. Peserta akan memahami bagaimana mengoptimalkan penggunaan anggaran dengan tetap memenuhi standar perlindungan data.
Mengajarkan cara melakukan audit perlindungan data, baik internal maupun external, serta metoda evaluasi efektivitas kontrol dan identifikasi kelemahan. Peserta akan belajar tentang prosedur audit yang komprehensif.
Investasi dalam pelatihan ini memberikan manfaat berlipat bagi karier profesional. Terlepas dari peningkatan keterampilan dan pemahaman, peserta juga mendapatkan sertifikasi resmi yang dapat meningkatkan reputasi profesional mereka di pasar kerja. Selain itu, pemegang sertifikat akan lebih siap menghadapi tantangan dalam bidang keamanan informasi dan perlindungan data.